Microphone
adalah alat atau komponen audio yang digunakan untuk merekam signal
audio baik vocal, akustik instrumen atau apapun yg bisa menjadi sumber
suara.
Umumnya
terdiri dari 3 kategori dasar. Mikrofon yang berbeda menangkap suara
dengan cara berbeda. Kita tidak dapat mengharapkannya untuk membuat
pilihan kreatif kita. Tetapi bila di gunakan secara kretif dan benar
secara teknis, mereka memungkinkan di hasilkannya pilihan kreatif kita. Oleh sebab itu, kta harus memahaminya dan menggunakannya dengan benar untuk hasil yang di harapkan.
Personal Mic( lavier mic)
Lavalier adalah alat perekam suara yang bentuk kecil dan penjepit dipergunakan umumnya dalam wawancara di studio. Yang kita sering sebut “clip-on“ tetapi negara tetangga menyebut
lavalier itu ”clip mic“, mike bias yang memiliki karakteristik omni,
dinegara Eropa populer dengan sebutan “Lapel” . Disebut lapel mike
karena biasa di jepitkan di kerah baju, jas ataupun menempel dibalik dasi. Jarak pemasangannya sekitar 6 sampai 8 inci dibawah dagu sekitar 25 cm – 30 cm .
Poros arah mikrofon lalu bergeser. Dengarkan ketika ia beralih
ke arah semula. Tetapi apabila mikrofon di maksudkan untuk merekam
bukan untuk satu pembicara utama, melainkan untuk diskusi kelompok,
lihat ternyata omni directional mike melakukannya dengan tepat. Kita
merasakan bahwa directional mike menangkap suara pembicara
utama dengan jelas apabila benar-benar di arahkan kepadanya. Bila
mikrofon beralih, suaranya menghilang. Mikrofon omni di pasang pada
suatu tempat, tetapi tidak banyak perbedaan level suara. Kini lihat
bagaimana kinerja mikrofon pada situasi di luar. Biasanya seseorang
dapat melakukan wawancara di jalan, pohon atau bangunan di sisi yang
satu dengan jalan dan keramaian lalu lintas di sisi yang lain. Adalah
sikap yang bijak untuk mempertimbangkan saran juru suara. Kesibukan lalu
lintas di latar belakang mungkin suatu kebutuhan visual. Tentukan
posisi kamera untuk menghasilkan gambar yang di butuhkan. Namun izinkan
juru suara untuk memposisikan mikrofon dengan benar.
Bi Directional : Microphone yang mencegah suara dari samping, tapi sangat peka pada arah depan dan belakang.
Clip On :jenis
microphone yang bentuknya kecil, dengan posisi pemakaian mic
dipasangkan pada baju atau kostum pengisi acara. Bisa dengan cara
dijepitkan ataupun dengan cara ditempel.
Uni-directional mic, biasa disebut juga cardioid mic. Bentuk pattern-nya dalam menangkap suara sbb :
Hanya bunyi yg berasal dari arah depan mic saja yg ditangkap oleh mic tsb.Microphone yang menerima suara hanya dari satu arah saja.
Omni-directional mic,
menangkap bunyi dari segala arah. cocok utk menangkap bunyi ruangan
(room).Microphone yang dapat menerima suara dari segala arah.
Handheld Mic
mic. yang lain namun mic handheld dirancang lebih besar. Ukuran
mic ini sebesar genggaman tangan dan pergunakan untuk ke perluan
lapangan pada saat peliputan itnterview. Vox pop atau opini dsb.
Microphone handheld / genggam karakteristiknya Dynamic microphone
sifatnya meredam suara desis, suara yang tajam untuk mengurangi gangguan
suara utama yang direkam, jadi bukan menghilangkan suara suara bising.
*Shotgun Mic.
Microphone
ini bentuknya ramping dan panjang mirip seperti laras senapan
karakteristiknya yang sering didapati Condencer Microphune. sifatnya
mempertajam suara jadi suara yang lemah dan jauh akan ditangkap oleh
microphone ini oleh karena itu dengan shotgun mic tidak perlu mendekat
pada sasaran obyek karena daya tangkap mic. Shotgun directional lurus
(satu arah)."Shotgun" mikrofon yang paling sangat ter
arah.
Mereka memiliki sensitivitas lobus kecil ke kiri, kanan, dan belakang
tetapi secara signifikan kurang sensitif ke samping dan belak
ang daripada lainnya adalah mikrofon terarah. H
asil
ini menempatkan elemen pada akhir sebuah tabung dengan slot dipotong
sepanjang sisi; gelombang pembatalan menghilangkan sebagian besar
off-axis suara.Karena sempitnya daerah kepekaan mereka, senapan mikrofon
umumnya digunakan di televisi dan film set, di stadion, dan untuk
merekam bidang satwa liar.
*Contact mic
Benda
ini pada dasarnya adalah sebuah microphone. Tapi, berbeda dengan fungsi
microphone yang biasa digunakan untuk menyanyi, yang satu ini mampu
menyadap suara di level yang lebih ringkih. Contact Mic ini dirancang
untuk mampu menembus gelombang suara redam yang secara virtual sanggup
menangkap gelombang s
uara di bawah permukaan solid tertentu. Dengan begitu, microphone ini dapat pula digunakan sebagai alat pendeteksi bom.
Benda
ini dibuat terpadu dengan contact element, dan memiliki automatic gain
control internal sehingga tidak lagi memerlukan tombol-tombol
penyesuaian. Contact Mic didisain untuk mengkonversi menit
getaran-getaran ke gelombang suara dan kemudian dapat diterjermahkan ke
dalam band audio yang bisa didengarkan melalui headphone atau alat
penerima suara lainnya. Dengan begitu, benda ini bisa memberi informasi
mengenai apa yang janggal sedang terjadi.
Untuk negara-negara yang rawan bom (dan gempa), alat ini bisa jadi
sangat bermanfaat. Tentu akan lebih banyak dibutuhkan untuk keperluan
korporasi dan di lembaga-lembaga pengamanan atau penelitian, meski tidak
tertutup kemungkin
an digunakan untuk kebutuhan personal. Yah, si
apa tahu ada yang penasaran ingin tahu apakah tetangga misterius yang tinggal di sebelah rumahnya adalah seorang teroris.
*Boundary effect mic
Lavalier
mic/personal mic/clip-on mic adalah perekam suara yang bentuknya kecil
dan penjepit dipergunakan umumnya untuk wawancara dalam studio.lavalier
itu “clip mic”,mic bias yang memiliki karakteristik omni,di negara Eropa
populer dengan sebutan “Lapel”. Di sebut Lapel karena biasa dijepit di
kerah baju,jas ataupun menempel dibalik dasi. Jarak pemasangannya
sekitar 6 sampai 8 inci dibawah dagu sekitar 25cm – 30 cm.
Studio Mic
Layar logam yang unik
ini tidak hanya berlubang, tetapi sedikit louvered di sudut untuk
mengarahkan frekuensi ultra-rendah napas ledakan yang melewati sisi
layar. Proses ini tidak menipiskan frekuensi tinggi, seperti kain layar
lakukan, dan meninggalkan performa vokal tidak terpengaruh tetapi tanpa
mengganggu frekuensi rendah "muncul" Ini juga dibangun untuk terakhir
dan akan mengambil lebih banyak pelecehan dari kain tradisional perisai,
jadi sangat baik untuk aplikasi komersial
SCANNER
Scanner atau pemindai dalam bahasa
Indonesianya merupakan sebuah alat dan perangkat keras komputer, yang
bertindak sebagai perangkat input pada komputer.
Fungsi Scanner
Perangkat Scanner ini berfungsi untuk memindai dokumen atau objek
secara fisik, dan mengkonversinya dalam bentuk digital dan disimpan di
dalam komputer.
Scanner sendiri ternyata memiliki banyak sekali jenis dan juga
bentuk, tidak seperti yang kita bayangkan saat ini. apa saja jenis –
jenis dari scanner? Berikut ini adalah bberapa jenis dari scanner :
1. Scanner Drum
Jenis
Scanner yang pertama adalah scanner drum. Sesuai dengan namanya, jenis
scanner ini merupakan scanner yang bentuknya seperti drum, alias tabung.
Scanner ini pada dasarnya merupakan jenis scanner yang luar biasa,
terutama dari segi resolusi gambar yang dapat dihasilkan. Scanner drum
ini konon katanya sanggup untuk menghasilkan gambar dan juga hasil scan
yang resolusinya mencapai 24.000 ppi atau pixel per inch. Ini berarati
menunjukkan bahwa kualitas gambar yang dihasilkan melalui media scanner
drum ini sangatlah luar biasa detail dan juga jelas, dan benar – benar
high resolution.
Keunggulan dari Scanner Drum
Scanner drum ini tentu saja memiliki beberapa keunggulan. Selain
memiliki hasil scan gambar dengan resolusi tinggi, hingga 24.000 ppi,
scan drum ini juga memmiliki beberapa kelebihan, seperti :
- Mampu melakukan proses scanning pada dokumen dan juga objek datar atau kertas yang besar
- Minim getaran, sehingga hasil scan tidak akan mengalami distorsi dan getaran
- Sangat pas untuk memperoleh hasil gambar yang maksimal dari sebuah dokumen
- Berguna untuk emlakukan scan terhadap dokumen kuno yang rapuh
Kekurangan dari scanner drum
Meskipun memiliki banyak kelebihan, terutama dar segi hasil resolusi
gambar yang dihasilkan, scanner drum ini juga ternyata memiliki beberapa
kekurangan. Berikut ini adlaah beberapa kekurangan dari Drum Scanner
- Bentuk fisik dari alat scanner yang sangat besar, membuat alat ini menjadi sangat tidak praktis untuk penggunaan sehari – hari
- Harga alat scanner yang luar biasa mahal, dan sulit pula untuk memperoleh drum scanner
- Keterbatasan dari obejk yang bisa dipinda atau di scan.
2. Scanner Flatbed
Jenis
scanner berikutnya adalah scanner flatbed. Disebut sebagai scanner
flatbed karena scanner ini merupakan scanner yang bentuknya rata dan
juga datar, seperti tempat tidur. Ini merupakan jenis scanner
konvensional yang umum dan banyak ditemui di dalam dunia perkantoran dan
juga dunia scanning dokumen. Merupakan jenis scanner yang paling banyak
digunakan, dan juga dimanfaatkan, karena memiliki ukuran yang kecil dan
juga kompak, serta kompatibel dengan beberapa ukuran kertas standar,
seperti legal dan juga letter, hingga kertas A3. Flatbed Scanner ini
menggunakan teknologi CCD atau Charge Coupled Device sebagai mata yang
dapat melakukan pemindaian terhadap dokumen yang ditempatkan di
dalamnya.
Kelebihan dari flatbed scanner
Flatbed scanner sendiri memiliki beberapa kelebihan, yang membuat jenis scanner ini sangat populer, seperti :
- Harga relative lebih murah dibandingkan scanner lainnya
- Kompatibel dengan berbagai sistem operasi komputer
- Dapat menscan dan memindai jenis kertas apa saja yang memiliki ukuran pasti
- Hemat listrik dan juga daya
- Hasil resolusi dari objek yang cukup baik
Kekuangan flatbed scanner
Meskipun emmeiliki banyak kelebihan, flatbed scanner juga memiliki
beberapa kelemahaan. Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari flatbed
scanner :
- Hanya dapat melakukan scan pada satu sisi objek saja
- Sangat tidak efektif dalam melakukan pemindaian dari banyak obejk
3. Film Scanner
mungkin
saat ini penggunaan teknologi fil negative untuk menyimpan foto dan
juga video sudah sangat jarang digunakan. Meskipun begitu, mungkin adna
menginginkan kenangan lama anda yang masih berada dalam bentuk fil
negative untuk disimpan di dalam komputer anda, dan anda cetak sewaktu
waktu dengan menggunakan printer anda. Nah, film scanner ini merupakan
jawaban yang sangat tepat. Film scanner menggunakan teknolog yang sama
seperti flatbed Scanner, yaitu CCD sebagai mata yang melakukan
pemindaian, namun dikhususkan untuk objek yang bentuknya adlaah film
negative.
Jadi, Film Scanner ini sanggup untuk mengkonversi dan juga merubah
objek yang tersimpan di dalam film negative menjadi bentuk digital, dan
anda simpan di dalam komputer anda.
Meskipun alat ini emrupakan alat yang sangat berguna untuk
kepentingan pribadi, namun demikian harga belu dari film scanner ini
tergolong mahal, dan juga mungkin sedikit sulit untuk diperoleh. Berbeda
dengan flatbed scanner yang bisa anda temui dengan mudah dimana saja.
Selain itu, film scanner jga memiliki fungsi yang terbatas, yaitu
hanya mampu melakukan proses scanning pada bentuk film negative saja,
dan bukan jenis dokumen lainnya.
4. Roller Scanner
Roller
Scanner merupakan jenis scanner yang fungsinya sama seperti flatbed
scanner, yaitu untuk melakukan pemindaian pada sebuah dokumen atau
gambar yang secara fisik berbentuk lembaran atau objek yang mudah untuk
dipindai. Perbedaan utama antara roller scanner dan juga scanner flatbed
adalah dari metode yang digunakan.
Apabila flatbed menggunakan teknologi CCD yang menjadi “mata” yang
bergerak – gerak dalam memindai isi dokumen, maka roller scanner tidak
mnggerakkan matanya, melainkan dokumennya yagn digerakkan. Cara kerjanya
sama seperti printer, dimana dokumen atau kertas diletakkan pada ujung
satunya, kemudian kertas tersebut akan masuk ke dalam mesin scanner,
lalu keluar pada ujung satunya lagi.
Roller Scanner ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu :
- ADF Scanner (Automatic Document Feeder
Merupakan scanner jenis roller yang ditujukan untuk penggunaan
dokumen dalam jumlah yang banyak. Scanner ini memiliki wadah tersendiri
untuk menyimpan dokumen yang akan di scan, lalu secara otomatis kesemua
dokumen tersebut akan ditarik masuk ke dalam mesin Roller Scanner secara
bertahap satu per satu.
Sangat efektif untuk digunakan di dalam kantor yang sangat sibuk,
terutama bagian administrasi, yang harus sering mendokumentasikan
dokumen ke dalam bentuk – bentuk digital.
Sama seperti Scanner DF, namun demikian scanner sheet feed ini tidak
memilki wadah penyimpanan dokumen. Hal ini membuat scanner sheet feed
ini dapat digunakan dengan cara memasukkan kertas atau dokumennya satu
per satu. Populer dengan nama Scanner Mobile atau scanner Portable,
Scanner Sheet Feed ini sangat praktis dan sangat mudah untuk dibawa –
bawa. Selain itu, scanner sheet feed ini juga dapat digunakan hanya
dengan menggunakan USB port padakomputer anda saja, sehingga tentu saja
akan sangat mempermudah anda dalam melakukan proses pemindaian
dimanapun, dan juga kapanpun.
Meski begitu, scanner sheet feed ini juga memiliki kekurangan, yaitu
memiliki harga yang masih cukup mahal, adanya spare part tertentu yang
harus diganti setelah beberapa kali penggunaan, serta scanner sheet feed
ini juga sangat terbatas dalam hal ukuran dokumen yang akan dipindai.
5. Hand Scanner
Sesuai
dengan namnya, hand scanner adalah jenis scanner yang bisa kita
aplikasikan dengan sangat mudah, karena cukup dengan menggunakan tangan.
Hand scanner secara umum banyak digunakan sebagai peralatan keamanan,
untuk mendeteksi dan memindai barang bawaan seseorang, sebagai alat
untuk emnscan barcode di dalam swalayan, dan juga scanner untuk memindai
isi dari sebuah dokumen, dengan cara mengarahkan tangan dan juga
scanner tersebut sesuai dengan bentuk dokumen yang ada.
Scanner tangan atau hand scanner ini cukup mudah dan sangat praktis
untuk digunakan, dan juga memiliki harga yang cukup murah dan juga
terjangkau.
JOY STICK
Atau dalam bahasa indonesia disebut tuas kontrol
adalah alat masukan komputer yang berwujud tuas yang dapat bergerak ke segala
arah. Alat ini dapat mentransmisikan arah sebesar dua atau tiga dimensi ke komputer.
Joystick mempunyai berbagai macam jenis, yaitu:
1. Logitech Rumble
Jenis joystick ini adalah jenis joystick yang
paling sering digunakan pengguna game dikarenakan joystick tersebut dapat
digunakan untuk game apasaja.
2. Logitech Racing
Wheel4
Jenis joystick ini berbentuk seperti stir mobil dan
berfungsi khusus untuk game balap mobil.
3. Logitech Extreme 3D Pro
Jenis joystick di atas adalah jenis joystick
berbentuk lonjong ke atas dan berfungsi khusus untuk game pesawat terbang
4. Joystick berupa stick PS
Jenis ini digunakan untuk memainkan
game-game berjenis perang, seperti Call Of Dutiy atau Modol Of Kondor
5. Joystick berupa stir pesawat
Jenis ini berbentuk lonjong ke atas dan
berfungsikhusus untuk game pesawat terbang
6. Joystick Controller
Jenis ini mengunakan potentiometric. Skalar pada
joystick controller digunakan untuk menterjemahkan gerakan menjadi sinyal
output. Jenis initerbuat dari plastic, nilon, gelas penuh nilon dan stainless
steel, selaindigunakan untuk game juga digunakan dalam bidang industry atau
peralatanuntuk tugas berat seperti forklift, crane, mesin pertanian, kendaraaan
kemudidll.
Kelemahan
dan Kelebihan Joystick
A. Kelebihan
Joystick
1. Tidak
memerlukan tempat yang luas ( dapat dibuat menyatu dengan keybord ),
2. Akurat,
3. Self –
centering pointing device ( Merupakan Alat penunjuk )
B. Kelemahan
Joystick
1. Lambat
2. Hanya
dapat digunakan untuk aplikasi tertentu ( Game Pc )
Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan
untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen
mempunyai kelebihan dan kekurangan, yaitu:
Kelebihan :
1. Direct pointing device (kendali langsung di permukaan layar).
2. Tidak memerlukan koordinasi antara mata dengan tangan.
3. Pengguna dapat langsung mengubah / memanipulasi apa yang tampak pada
layar komputer.
4. Sangat berguna sebagai pointing and positioning device.
Kekurangan :
1. Saat menggunakan lightpen, sebagian layar tertutup oleh tangan.
2. Physical fatigue (kelelahan) atau melelahkan tangan.
3. Tangan jauh dari keyboad.
4. Light pen harus di angkat.
5. Light pen dapat mengganggu layar.
6. Gampang rusak atau patah.
7. Mudah hilang
Touchpad
Alat
masukan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan
menggunakan sentuhan jari. Biasanya alat ini dapat digunakan sebagai pengganti
mouse. Selain touchpad adalah model alat masukkan yang sejenis yaitu pointing
stick dan trackball.
Webcame
Web Camera atau yang biasa disingkat dengan istilah WebCam
adalah sebuah perangkat lunak tambahan yang bisa dipadukan dengan komputer.
Fungsi alat ini adalah untuk merekam gambar sederhana, baik berupa foto maupun
video. Untuk proses komunikasi, WebCam biasa digunakan dalam media sosial
seperti Yahoo Masenger, Skype, dan lainnya. Semua data yang terekam dalam
WebCam akan langsung masuk ke data komputer sehingga Anda tidak memerlukan
kaset atau penyimpanan khusus.
WebCam sendiri memiliki jenis yang beragam. Semakin maju
teknologi, semakin banyak pula ragam yang disediakan oleh WebCam ini. Pertama
adalah Serial and Parallel port WebCam. Ini adalah WebCam seri pertama yang
saat ini sudah jarang sekali digunakan. Selain karena sudah tak lagi dproduksi,
WebCam ini memiliki kualitas gambar rendah. Kedua adalah USB WabCam. Jenis
kedua ini cocok sekali digunakan oleh para pemula dalam dunia kamera komputer.
Dengan fasilitas ynag sudah memadai bisa langsung dihubungkan ke komputer,
tentuny dengan syarat OS harus sudah mendukung fasilitas port USB WebCam ini.
WebCam ketiga disebut dengan nama Firewire and Card Based
Webcam. Firewire adalah teknologi pengambilan gambar video yang diperlukan
untuk marea yang mendukungnya. Harga WebCam ini masih relatif mahal. Namun, hal
tersebut didukung oleh kemampuan yang menghasilkan 24 hingga 30 fps. Jenis
terakhir adalah Network and Wireless Camera. Jenis kamera ini sebenarnya tidak
memerlukan fasilitas komputer sama sekali. Dengan kecanggihan yang dimilikinya,
alat ini bisa langsung terhubung ke jaringan internet, baik melalui modem maupun
jaringan kabel.